Karya Pilihan Puisi 

Petuah Kampung

PUISI: WILLY ANA

Pulanglah nak, kepada tanah, rimbun hutan,
dan kicau burung yang memberi melodi di kabut pagi

Meski detak arloji menghapus bayang
pada cerita yang kau gerus di ladang itu

Tapi napasmu masih melekat di kerumunan ikan mungkus
pada sungai yang tandus

Tak kan tanak periuk menggantung pada lipatan hari
tanpa kau siram dengan peluh yang mengupas waktumu

Pulanglah nak, pada rejung yang mengurai bait-bait
pada lembar hari

hingga sungai di sudut matamu seperti rawang di lubuk betung

Mungkin bola salju itu telah menjadi bara,
membakar sketsa pada diary tahun yang kau cipta

Pulanglah nak, menarilah bersama meriam bambu di gubuk itu,
pipit-pipit menanti tembangmu

Depok, 8 Juni 2017
WILLY ANA

Mungkus: ikan khas sumatera selatan yang tidak di temukan di daerah lain
Priuk: panci tempat menanak nasi

Related posts

Leave a Comment