Puisi 

Umbu Landu Paranggi

Puisi Umbu Landu Paranggi ditulis oleh Mahwi Air Tawar pada 2014, diturunkan sebagai penghormatan kepada Umbu yang meninggal di Bali pada 6 April 2021 dalam usia 77 tahun. Umbu, yang digelari sebagai Presiden Malioboro, lahir di Sumba, pada 10 Agustus 1943. Dalam puisi ini, ada beberapa bait yang dielaborasi dari puisi penyair Iman Budhi Santosa, Emha Ainun Najib, WS. Rendra, Ragil Suwarna Pragolapati, dan Umbu Landu Paranggi.

Read More
Cerpen 

Mimpi-Mimpi Senapati

CERPEN: Sarah Monica Angin menghembuskan hawa panas membara. Di luar, wajah malam merona menyala. Api dan asap menjulang dari pucuk-pucuk rumah maupun pepohonan. Percikannya menantang apa yang ada di langit dan di bumi. Senapati perlahan memperhatikan sekelilingnya. Dia mulai menyadari keberadaannya di sebuah kamar temaram, hanya diterangi oleh cahaya kemerahan yang menerobos dari jendela. Di hadapannya, sebuah ranjang menopang tubuh telanjang seorang perempuan yang tengah hamil tua. Perempuan tersebut menatapnya, lalu menunjuk ke jendela, ke arah potret kebakaran desanya.

Read More
Sosok 

Rida K. Liamsi: Sastra, Dunia Melayu, hingga Drama Korea

OLAH: WILLY ANA | @puisiwilly Rida K. Liamsi seperti tidak pernah tidur. Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha media, karya-karyanya terus lahir. Ada puisi, novel, esai, makalah, hingga buku-buku tentang budaya sejarah Melayu. Ia baru saja meluncurkan novel “Luka sejarah Husein Syah” bertepatan dengan ulang tahunnya Juli lalu. Setelah itu, ia meluncurkan buku puisi “Sungai Rindu” pada perayaan Festival Gunung Bintan, 25 September lalu.

Read More
Esai Karya Pilihan 

Diah Hadaning, Penyair “Serba Tujuh”

Saya mengenal nama Diah Hadaning (DH) pada 1978, ketika mulai mencoba-coba mengirimkan sajak ke media. Kala itu, saya tinggal di kampung, selepas dari SMA. Nama yang puitis itu saya temukan di Mingguan Swadesi. Bagi penulis pemula yang tinggal di desa, di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, kolom puisi Swadesi cukup menggoda untuk menjadi salah satu media publikasi. Dua tahun kemudian, 1980, saya bertemu langsung dalam sebuah acara sastra di Harian Berita Nasional (Bernas), Yogyakarta. Saat itu saya sudah kuliah di Yogya dan aktif menulis di media massa, termasuk di Bernas.

Read More
Karya Pilihan Puisi 

Petuah Kampung

PUISI: WILLY ANA Pulanglah nak, kepada tanah, rimbun hutan, dan kicau burung yang memberi melodi di kabut pagi Meski detak arloji menghapus bayang pada cerita yang kau gerus di ladang itu Tapi napasmu masih melekat di kerumunan ikan mungkus pada sungai yang tandus Tak kan tanak periuk menggantung pada lipatan hari tanpa kau siram dengan peluh yang mengupas waktumu Pulanglah nak, pada rejung yang mengurai bait-bait pada lembar hari hingga sungai di sudut matamu seperti rawang di lubuk betung Mungkin bola salju itu telah menjadi bara, membakar sketsa pada diary…

Read More
Cerpen Karya Pilihan 

Minggu Terakhir

CERPEN: SAIFUL BAHRI  |  Instagram @saifulbahri6120 Pada sangkaku, Minggu akhir Desember hampir enam belas tahun yang lalu itu adalah Minggu Terakhir bagiku. Aku yang rebah, lalu terguling-guling di bumi berguncang-berguncang, lalu pitam, takut, kecut dan gemetar, hingga dalam sempurna gamang tiada daya, semestaku tergulung-gulung, tersaruk-saruk, terseret-seret, terhimpit-himpit, luluh-lantak dalam gelora membara air hitam kental hangat yang datang dari laut belakang kampungku, hingga seketika aku bersangka-sangka : ini dia Minggu Terakhir!

Read More
Esai 

Proses Kreatif Penulis Dunia: Toni Morrison

PENGANTAR FIKSILOTUS.COM: Toni Morrison adalah pemenang Penghargaan Nobel untuk Sastra (1993), Pulitzer (1988) serta banyak perhagaan bergengsi lainnya — termasuk Presidential Medal of Freedom di tahun 2012. Ia juga menjabat sebagai Profesor Emeritus di Universitas Princeton. Dalam kariernya sebagai penulis, Toni Morrison juga tidak asing dalam dunia pengeditan buku.

Read More
Esai 

Memaknai Drupadi dari Berbagai Dimensi

Siapakah yang mendengar suara Drupadi ketika ia diseret pada rambutnya yang panjang ke balairung perjudian itu? Semua. Semua mendengar. Tapi tak ada yang menolongnya. Yudhistira, suaminya, yang telah kalah dalam pertaruhan, membisu. Juga Arjuna. Juga Nakula dan Sadewa. Hanya Bima yang menggeratakkan gerahamnya dalam rasa marah yang tertahan, hanya Bima yang berbisik, bahwa Yudhistira telah berbuat berlebihan, karena bahkan pelacur pun tak dipertaruhkan dalam pertandingan dadu.

Read More
Menulis 

Belajar Nulis Cerpen di Alam Terbuka, Mau?

Workshop menulis cerpen #OutdoorWritingClass ini diadakan Teroka Indonesia bekerjasama dengan infosastra.com. Kegiatan dilakukan penuh selama bulan November 2015 di Jakarta, Tangerang Selatan, Tangerang, Depok, dan Bogor. Kegiatan diadakan tiap Minggu pagi hingga siang. Peserta akan dilatih untuk bisa menulis oleh para penulis cerpen yang karyanya kerap dimuat di koran nasional.

Read More